Pantun dan Penyamun

Pena dan kertas kupegang Kucoba menggubah pantun Pengisi waktu senggang Yang datang beruntun Daripada melamun Lamunan yang khayal Ia adalah penyamun Waktu yang mahal Kucari inspirasi Lama tak jumpa Berkali-kali Hasilnya hampa. Kulempar pena dan berdiri Berjalan menuju bangku Penyamun itu datang lagi Menguasai benakku. Aku gagal menggubah pantun Pantun yang hebat Aku gagal mengusir … Continue reading Pantun dan Penyamun