Dzikir Bulan Ramadan


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَنَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ

Asyhadu an lā ilāha illallāh
Astaghfirullāh
Nas’aluka al-jannata wa na‘ūdzu bika minan-nār

Artinya:
“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, aku memohon ampun kepada Allah, kami memohon surga kepada-Mu dan berlindung kepada-Mu dari neraka.”

Bisa dibaca kapan saja di bulan Ramadhan, tapi waktu yang paling dianjurkan adalah:

Waktu-Waktu Utama untuk Dzikir Ramadhan

WaktuPenjelasan
Menjelang berbuka puasaSangat dianjurkan karena waktu mustajab untuk doa dan dzikir.
Setelah salat fardhuDzikir ini bisa menjadi pelengkap dzikir harian setelah salat.
Saat sahur atau malam hariTermasuk waktu yang penuh berkah, terutama di sepertiga malam terakhir.
Sepanjang hariTidak ada larangan, dzikir ini bisa dibaca kapan saja untuk memperbanyak pahala dan menghidupkan Ramadhan.

Karena Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan rahmat, memperbanyak dzikir seperti ini akan sangat bermanfaat untuk hati dan pahala..

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ

Yā ayyuhal-lażīna āmanużkurullāha żikran kaṡīrā(n),

Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan zikir sebanyak-banyaknya

Surat Al-Ahzab ayat 41.

اِنَّ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمٰتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ وَالْقٰنِتِيْنَ وَالْقٰنِتٰتِ وَالصّٰدِقِيْنَ وَالصّٰدِقٰتِ وَالصّٰبِرِيْنَ وَالصّٰبِرٰتِ وَالْخٰشِعِيْنَ وَالْخٰشِعٰتِ وَالْمُتَصَدِّقِيْنَ وَالْمُتَصَدِّقٰتِ وَالصَّاۤىِٕمِيْنَ وَالصّٰۤىِٕمٰتِ وَالْحٰفِظِيْنَ فُرُوْجَهُمْ وَالْحٰفِظٰتِ وَالذّٰكِرِيْنَ اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّالذّٰكِرٰتِ اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا

Innal-muslimīna wal-muslimāti wal-mu’minīna wal-mu’mināti wal-qānitīna wal-qānitāti waṣ-ṣādiqīna waṣ-ṣādiqāti waṣ-ṣābirīna waṣ-ṣābirāti wal-khāsyi‘īna wal-khāsyi‘āti wal-mutaṣaddiqīna wal-mutaṣaddiqāti waṣ-ṣā’imīna waṣ-ṣā’imāti wal-ḥāfiẓīna furūjahum wal-ḥāfiẓāti waż-żākirīnallāha kaṡīraw waż-żākirāti a‘addallāhu lahum magfirataw wa ajran ‘aẓīmā(n).

Sesungguhnya muslim dan muslimat, mukmin dan mukminat, laki-laki dan perempuan yang taat, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan penyabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kemaluannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, untuk mereka Allah telah menyiapkan ampunan dan pahala yang besar.

Surat Al Ahzab ayat 35

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:


“Perbanyaklah di bulan Ramadhan empat perkara. Dua perkara mendatangkan ridha Allah: mengucapkan syahadat ‘lā ilāha illallāh’ dan memperbanyak istighfar. Dua perkara lagi kalian tidak boleh lepas darinya: memohon surga kepada Allah dan berlindung dari neraka.”


— Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam Shahih-nya.